Tahap Pemrosesan Inti

Tahap 01 — Representasi

Unit Makna Neural (NMU)

Struktur makna atomik yang dibentuk dari input bahasa Indonesia menjadi struktur bermakna. NMU adalah tahap pertama pembentukan representasi yang berakar — bukan artefak statistik melainkan unit makna yang dirancang dengan sengaja.

Tahap 02 — Status

Graf World-State

Graf entitas, relasi, dan tepi yang diperbarui seiring informasi masuk. World-state adalah model sistem tentang apa yang diketahuinya dan konflik apa yang ada dalam pengetahuan tersebut.

Tahap 03 — Resolusi

Multiple Reality Overlay (MRO)

Klaim faktual yang bersaing ditahan secara bersamaan hingga ambang bukti menyelesaikannya. MRO melacak ketidakpastian epistemik secara struktural — bukan sebagai distribusi probabilitas melainkan sebagai overlay konkret.

Tahap 04 — Output

Rendering Terkontrol

Output dirender dari makna terstruktur dan status epistemik. Bukan kelancaran permukaan. Bukan prediksi urutan permukaan. StructuredRealizer mengonversi frame NAO ke bahasa via aturan grammar-first.

Komponen Pendukung

Konsistensi

Pelacakan Kontradiksi

Deteksi eksplisit klaim yang bertentangan dalam world-state. Kontradiksi tidak diselesaikan secara diam-diam atau ditimpa — mereka ditandai dan ditahan sampai bukti mendukung revisi.

Kesadaran

Pelacakan Kesenjangan

Identifikasi bukti yang hilang untuk menyelesaikan konflik epistemik. Sistem tahu apa yang tidak diketahuinya — dan menandainya daripada menghallusinasikan penyelesaian.

Arah

Pembangkitan Pertanyaan

Perumusan pertanyaan yang perlu dijawab sistem untuk menyelesaikan kesenjangan atau kontradiksi. Ini membuat pencarian pengetahuan menjadi eksplisit dan dapat diaudit.

Pipeline Pemrosesan

INPUT

Masukan Mentah

Teks berbahasa Indonesia atau kueri terstruktur masuk ke sistem melalui Meaning Interface.

EKSTRAK

Pembentukan NMU

Unit pembawa makna diekstrak dari bentuk permukaan. Struktur, bukan statistik.

GRAF

Pembangunan NMG

Native Meaning Graph dibangun dari relasi NMU. World-state diperbarui.

NALAR

ReasonerV4

Penalaran logis atas NMU/NMG. MRO, deteksi kontradiksi, identifikasi kesenjangan.

AKSI

Frame NAO

Network Action Output. Keputusan terstruktur tentang apa yang akan dikatakan, ditahan, atau ditanyakan.

OUTPUT

StructuredRealizer

Rendering terkontrol grammar-first. Tanpa prediksi urutan. Output dari makna.

Batas Arsitektur

Yang secara eksplisit bukan arsitektur ini
  • Bukan model bahasa berbasis transformer atau turunan fine-tuned.
  • Bukan sistem retrieval-augmented generation (RAG).
  • Tidak dilatih dengan prediksi urutan permukaan sebagai tujuan utama.
  • Bukan sistem yang menggunakan cosine similarity atau lookup nearest-neighbor embedding sebagai mekanisme penalaran.
  • Bukan sistem produksi. Belum siap untuk evaluasi atau penerapan eksternal.